Kemenag Sulit Beri Bantuan Hukum Kepada Jemaah Umrah yang Lecehkan Wanita Lebanon

Ribuan Jemaah Haji Tawaf Wada Usai Sholat Subuh
Ribuan Jemaah Haji Tawaf Wada Usai Sholat Subuh
Sumber :
  • MCH 2022/Susanto

VIVA Dunia – Kasus jemaah umrah Muhammad Said yang dibui di Arab Saudi karena melecehkan seorang jemaah umrah wanita asal Lebanon di Masjidil Haram, sulit diberi bantuan hukum oleh Kementerian Agama RI.

Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, menyebutkan jika upaya bantuan hukum untuk Muhammad Said sulit dilakukan lantaran kurangnya alat bukti untuk mengajukan banding atas vonis di pengadilan Arab Saudi.

“Kalau dilihat dari saksi dan CCTV, agak sulit lagi mengajukan banding. Kecuali ada bukti baru yang diajukan korban dan itu bisa menguatkan untuk melawan dugaan itu. Tapi selama ini kan tidak ada bukti,” kata Ikbal kepada awak media, Rabu, 25 Januari 2023.

Pembatas Kabah dihilangkan, jemaah umrah leluasa mencium hajar aswad

Pembatas Kabah dihilangkan, jemaah umrah leluasa mencium hajar aswad

Photo :
  • Reasahalharamain

Selain kekurangan bukti, Ikbal juga menyebut bahwa keterangan dari dua penjaga di Masjidil Haram sebagai saksi dalam sidang membuat Muhammad Said sulit untuk dibantu dalam mengajukan banding.

“Jadi vonis itu diperkuat juga karena ada CCTV dan yang saksikan langsung yakni Askar atau penjaga Masjidil Haram,” katanya.

Ikbal pun mengaku bahwa pihak Kemenag tidak bisa berbuat banyak.”Apalagi untuk meminta memindahkan proses hukum saudara MS dari Arab Saudi ke Indonesia itu tidak ada aturannya,” ungkap Ikbal.

Halaman Selanjutnya
img_title