Kampanye Pemilu 2024 Cuma 75 Hari, Perludem: Ruang Gerak Sekarang Kosong

Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini dalam Diskusi The Interview Coffee Session
Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini dalam Diskusi The Interview Coffee Session
Sumber :
  • YouTube VIVA

VIVA Politik - Masa kampanye Pemilu 2024 yang hanya 75 hari dikritik karena sulit untuk peserta termasuk capres atau cawapres menyampaikan politik gagasan. Dengan waktu hanya 75 hari, ada ruang gerak kosong yang mestinya bisa dioptimalkan.

Demikian disampaikan Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggaraini. Dia membandingkan masa kampanye Pemilu 2024 dengan 2019.

"Masa kampanye 75 hari itu jauh lebih pendek daripada 2019. 2019 itu 6 bulan 3 minggu. Nah, sekarang kan ruang geraknya kan kosong," kata Titi dalam diskusi VIVA The Interview Coffee Session yang dikutip pada Jumat, 20 Januari 2023.

Dia menyoroti seperti itu karena saat ini sudah ada parpol peserta pemilu. Pun, partai politik juga sudah punya nomor urut. "Nomor urut sudah tersedia. Tapi, masa kampanye baru mulai 28 November 2023," tutur Titi.

Menurut Titi, ada ruang kosong yang lama sekitar 11 bulan antara Desember 2022 hingga 29 Novemver 2023. 

"Pertanyaannya mereka mau dibiarkan melakukan apa selama 14 Desember 2022 sampai 28 November 2023. Itu sebelas bulan loh waktunya," lanjut Titi.

Halaman Selanjutnya
img_title