Apakah Siksa Kubur dilakukan Terus-terusan sampai Kiamat? Ini Penjelasannya

Siksa kubur.
Siksa kubur.
Sumber :
  • http://https://www.viva.co.id//edukasi/1564304-apakah-siksa-kubur-dilakukan-terus-terusan-sampai-kiamat-ini-penjelasannya-fantastis.blogspot.co.id/

VIVA Edukasi – Ada sejumlah hadist yang menjelaskan tentang siksa kubur bagi golongan tertentu yang dikehendaki Allah SWT. Lantas, sampai kapan siksa tersebut berlangsung?

Menurut sebuah hadits yang berasal dari Aisyah RA, siksa kubur ini terjadi pada orang kafir dan munafik. Aisyah RA menceritakan bahwa seorang wanita Yahudi datang kepadanya lalu menceritakan tentang siksa kubur. Kemudian, wanita Yahudi itu berkata, "Semoga Allah melindungimu dari siksa kubur."

Siksa kubur didapat berdasarkan amalannya.

Siksa kubur didapat berdasarkan amalannya.

Photo :
  • U-Report

Aisyah RA lalu menanyakan hal itu kepada Rasulullah SAW. Beliau menjawab, "Ya, siksa kubur itu adalah benar adanya. Orang-orang kafir dan munafik akan disiksa dalam kubur mereka dengan siksaan yang dapat didengar oleh binatang."

Aisyah RA kemudian bertutur, "Sejak saat itu, tidaklah saya melihat Rasulullah mengerjakan salat, melainkan beliau pasti berdoa memohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur." (HR Bukhari, Muslim, dan an-Nasa'i)

Menurut Isham bin Muhammad Asy-Syarif dalam Al Jami' Ash-Shahih min Ahadits An-Nisaa', hadits tersebut menjelaskan bahwa kehidupan di alam kubur dengan segala kenikmatan dan siksanya adalah benar adanya. Ini merupakan prinsip yang dipegang oleh ahlus sunnah wal jamaah.



Lantas, apakah siksa kubur akan berlangsung terus-menerus sampai hari kiamat?

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menerangkan hal ini dalam salah satu kitabnya yang berjudul Ar-Ruh li Ibnil Qayyim. Menurutnya, ada dua pendapat mengenai hal ini, yakni siksa kubur akan berlangsung sampai malaikat israfil meniupkan sangkakala untuk yang kedua kalinya dan pendapat lain menyebut siksa kubur akan terputus karena amalan tertentu.

Pendapat yang menyebut siksa kubur berlangsung hingga hari kiamat bersandar pada hadits Samurah yang diriwayatkan Al Bukhari tentang mimpi Nabi SAW yang di dalamnya disebutkan sabda beliau, "Dia melakukan yang demikian itu hingga hari kiamat."
VIVA Militer: Kuburan massal tentara Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh

VIVA Militer: Kuburan massal tentara Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh

Photo :
  • caspiannews.com


Dalam hadits Ar-Rabi' bin Abbas, dari Abul-Aliyah, dari Abu Hurairah turut disebutkan tentang orang yang memukuli kepalanya dengan batu dan hal itu berlangsung terus-menerus tanpa ada selang waktunya.

Sementara itu, pendapat kedua menyebut siksa kubur akan berhenti hingga waktu tertentu dan setelah itu terputus. Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, siksa ini ditimpakan kepada sebagian orang durhaka yang kesalahannya ringan, sehingga dia dijatuhi siksaan sesuai dengan kesalahannya. Kemudian, siksaan di neraka diringankan lalu ia dibebaskan dari neraka tersebut.

Selain itu, siksa kubur juga bisa terputus karena doa, sedekah, istighfar, pahala haji atau bacaan yang dilakukan kerabat atau yang lainnya. Hal ini, kata Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, seperti yang dilakukan orang untuk memintakan syafaat bagi orang yang disiksa di dunia, sehingga orang itu bisa dibebaskan berkat syafaat yang dimintakan baginya.

"Tapi adakalanya syafaat ini juga tidak diperkenankan, karena Allah tidak menerima syafaat kecuali dari orang yang diperkenankan-Nya. Allahlah yang memperkenankan bagi seseorang untuk memintakan syafaat bagi orang lain.
Ilustrasi lubang neraka.

Ilustrasi lubang neraka.

Photo :
  • Atlas Obscura
Halaman Selanjutnya
img_title