Bermodal Amplop Pernikahan

Sally Giovanny dan Ibnu Riyanto, pasangan pengusaha batik Trusmi.
Sally Giovanny dan Ibnu Riyanto, pasangan pengusaha batik Trusmi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto

VIVA.co.id – Toko batik seluas 1,5 hektare di Kota Cirebon, Jawa Barat selalu ramai dikunjungi orang. Trusmi namanya. Menjadi salah satu ikon wisata dari Kota Udang. Pemiliknya perempuan muda yang menikah di usia muda, Sally Giovani.

Usianya masih 27 tahun. Menikah di saat umurnya beranjak 17 tahun. Pengusaha cantik berhijab ini sukses menjadi pengusaha batik Cirebon barlabel Batik Trusmi.

Sally adalah contoh anak muda yang berhasil mewujudkan impiannya, setelah berjuang sekian tahun. Dia kini mempekerjakan 850 karyawan tetap dan memiliki 500 perajin batik di tanah kelahirannya, Cirebon.

Ditemui di toko batiknya di Jalan Trusmi Kulon No. 148 Plered, Cirebon, Sally yang mengenakan hijab berwarna pink ini terlihat anggun dan sederhana.

Sally berkisah. Menikah muda adalah keinginannya bersama sang pacar yang kini menjadi suaminya, Ibnu Riyanto. Usia mereka sama. Semula, kedua orangtua mereka sempat menentang, tapi keduanya mampu meyakinkannya.

Selama 10 tahun perjuangan membangun usaha, jatuh bangun pun dirasakan.  Beberapa kali gagal dan sempat ditipu tidak menyurutkan langkah Sally memulai usaha di usia 17 tahun.

"Saya berasal dari keluarga broken home. Ibu single parent. Saat bertemu mas Ibnu, kami sepakat untuk menikah selepas SMA,” kata Sally.

Alasannya menikah muda, karena tidak ingin membebani keluarga. Mereka pun memulai usaha. Uang hasil kado pernikahan jadi modal.

Halaman Selanjutnya
img_title