Kaya dari Dunia Maya

Pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak (DJP) terus membidik para artis dan mereka yang punya penghasilan melalui akun media sosial.
Pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak (DJP) terus membidik para artis dan mereka yang punya penghasilan melalui akun media sosial.
Sumber :
  • Instagram/han_yoora

ecetemelkuran.com – Matanya tajam menatap kamera yang siap membidik. Raut wajahnya dibuat sensual meski gaya busananya kasual. Sesekali ia melenggok, mengubah pose dan ekspresi di antara riuhnya jepretan kamera.

Namanya Mimi Jamilah. Tak semua orang mengenal wanita ini. Tapi bagi para netizen yang aktif di media sosial, bisa jadi dialah idolanya. Dia selebgram, selebriti yang terkenal di Instagram.

Di era yang serba online, jadi terkenal tak lagi harus tampil di televisi. Media sosial jadi dunia baru yang mempertemukan semuanya tanpa batas ruang dan waktu. Tak melulu harus berparas ayu, karena era serba seru kini buka peluang yang tak lagi semu. 

Dengan satu foto ciamik saja, wanita itu bisa mengumpulkan ribuan bahkan jutaan penggemar di akunnya. Tak hanya itu, tawaran kerja sama pun datang mendulang pundi-pundi uang yang menggiurkan.

Era kreatif saat ini memang membuka peluang besar bagi siapa pun yang bisa berkarya. Tidak hanya di tanah nenek moyang, tapi juga di negeri orang. 

Selain selebgram, banyaknya kreator konten kreatif juga ikut meramaikan profesi baru yang tak bisa dianggap sebelah mata. Punya banyak penggemar pun akhirnya mengundang pengusaha untuk nebeng jualan.

Endorsement jadi jalan bagi para selebgram menambah penghasilan. Tarifnya dari puluhan ribu hingga puluhan juta. Bahkan konon, para YouTuber bisa raup ratusan juta rupiah dari video-video yang mereka ciptakan.

Karena itulah, tak heran jika pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak (DJP) terus membidik para artis dan mereka yang punya penghasilan melalui akun media sosial. 

"Mereka (Selebgram) itu bukan objek pajak baru. Dalam UU diatur, bahwa seluruh jenis penghasilan pada dasarnya objek pajak," ujar Direktur Potensi Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak DJP Kementerian Keuangan Yon Arsal.

Ia juga menambahkan bahwa selebgram dan toko jual beli online pada dasarnya sama dengan jenis berdagang di toko konvensional, hanya berbeda pada media. Namun, jika penghasilan tersebut sudah memenuhi syarat wajib pajak maka selebgram dan YouTuber juga para pegiat bisnis di dunia maya pun sudah sepatutnya taat pajak. 

Seiring berkembangnya industri kreatif di Tanah Air, kemunculan selebgram dan YouTuber juga terus bertambah. Mereka punya branding image yang berbeda-beda untuk bisa menggaet penggemar masing-masing. Mereka di bawah ini adalah beberapa selebgram dan YouTuber yang tak asing lagi di Indonesia.

Ria Ricis, beli mobil hingga bayar kuliah

Nama selebgram yang satu ini pasti sudah populer di kalangan para netizen. Bernama asli Ria Yunita, gadis kelahiran 1 Juli 1995 ini merupakan adik Oki Setiana Dewi. Wajah keduanya memang sangat mirip namun rupanya punya pilihan karier yang cukup berbeda. Jika Oki lebih pilih dakwah dan seni peran, Ria Ricis sukses di dunia hiburan lewat ranah media sosial.

Ria mulai terkenal lewat akun Instagramnya, @riaricis1795. Akun itu saat ini sudah diikuti lebih dari 5,2 juta followers yang didominasi anak muda. Gadis yang dikenal periang dan tak bisa diam ini punya keunikan sendiri yang membuatnya jadi salah satu selebgram terpopuler di Indonesia. Dalam setiap foto dan video yang ia unggah, si cantik berhijab itu kerap kali tampil konyol dan kocak. 

Mengangkat tema kehidupan sehari-hari, Ria tak malu untuk menunjukkan ekspresi dan gaya unik yang bahkan sering dianggap menggelikan. Postingan Instagram Ria Ricis banyak diisi dengan parodi isu-isu yang sedang hangat di kalangan anak muda. Mulai dari urusan percintaan hingga isu panas yang dikemas lucu bikin gemas.

Tak hanya di Instagram, Ria Ricis juga mulai menjajaki YouTube. Lewat akun Ricis Official, channel yang dibuka sejak Januari 2016 ini sudah diikuti lebih dari 33 ribu penggemar. Bersama teman-temannya, Ricis pun menelurkan video-video lucu yang menghibur. 

Kepopuleran Ria Ricis dalam dunia maya membawa keberkahan tersendiri baginya. Banyaknya followers membuat Ricis jadi incaran perusahaan untuk endorse produk mereka. Kepada ecetemelkuran.com, Ria mengaku awalnya tak pernah menyangka bisa sampai sesukses ini.

Ria mulai menerima tawaran endorse produk sejak jumlah followers-nya 7 ribuan. Namun, saat itu, sistemnya lebih sederhana karena masih berupa barter barang.

"Pihak endorse ngasih barang banyak banget jadi aku posting belum berupa uang," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title