La Nina Menikam Perut

Petugas TNI mencari korban bencana banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
Petugas TNI mencari korban bencana banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

ecetemelkuran.com – Ketakutan bercampur panik mengumpul di kepala Entin. Gelombang air pekat berwarna cokelat dengan cepat menerjang rumahnya. Dalam sekejap, semua barang tersapu air bah, termasuk kasur bayi laki-laki Entin.

Setengah mati, Entin berusaha menggapai kasur yang berisi bayi laki-lakinya yang baru berusia delapan bulan tersebut. Namun sial, air yang meruah tak memberi ruang sedikit pun.

Genangannya terus meninggi hingga ke leher Entin. Ditambah lagi dengan hantaman gelombangnya yang begitu kuat. Perempuan berusia 35 tahun itu pun sulit bergerak.

Hari itu, Selasa, 20 September 2016, menjadi malam yang tak terlupakan bagi Entin dan warga di Kampung Cikisik, Kelurahan Sukajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat itulah, Sungai Cimanuk mengamuk. Muntahan airnya merobohkan rumah-rumah dan segala yang ada di depannya.

"Hampir setengah jam lamanya baru bisa menggapai kasur (bayinya) yang mengapung di atas derasnya air Sungai Cimanuk," kenang Entin.

Ya, Tuhan memang masih berkehendak, Entin dan bayinya selamat. Malam itu, dengan tergopoh-gopoh dan semangat hidup tersisa, Entin pun memaksa diri menembus hempasan banjir.

"Saya berusaha menggendong anak, hingga terpaksa mengangkat anak saya di atas kepala," tutur Entin.

Tekadnya pun berbuah pertolongan. Rupanya ada tetangga yang melihat Entin yang timbul tenggelam dengan bayi delapan bulan di kepalanya sedang menembus banjir. Ia pun berhasil diselamatkan dan dibawa menjauh dari lidah air yang mengerikan.

"(Kini) Saya tidak memiliki apa-apa lagi, perabotan rumah tangga, pakaian, dan benda berharga lainnya lenyap dalam hitungan beberapa menit," kata Entin dengan air mata berlinang.

Petugas PMI menggunakan kendaraan Haglund di lokasi banjir Garut

Petugas PMI menggunakan kendaraan Haglund di lokasi bencana banjir bandang aliran Sungai Cimanuk di Kampung Cimacan, Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (23/9/2016). Foto: ANTARA/Wahyu Putro A

Tahun ini, diakui bencana banjir bandang di Garut memang menjadi sorotan. Korban meninggal akibat kejadian ini bahkan mencapai 54 orang dan hanya 38 di antaranya yang ditemukan jasadnya. Sementara itu, sisanya 16 orang lagi tak diketahui rimbanya.

Halaman Selanjutnya
img_title