DPR Sebut Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Belum Ada di APBN 2023

Ilustrasi gambar tempat pengisian kendaraan listrik
Ilustrasi gambar tempat pengisian kendaraan listrik
Sumber :
  • PT PLN

VIVA Otomotif – Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia dikabarkan berencana untuk memberikan insentif pada masyarakat yang ingin membeli kendaraan elektrifikasi. Hal itu dilakukan, untuk mendorong penjualan kendaraan jenis tersebut.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah sedang menyiapkan rencana ini untuk memberikan insentif khusus pada masyarakat yang membeli kendaraan ramah lingkungan. 

"Pemerintah sekarang sedang dalam tahap finalisasi, menghitung untuk memberikan insentif terhadap pembelian mobil dan motor listrik," ujar Agus dari laman YouTube Sekretariat Presiden.

Parade kendaraan listrik di PEVS 2022

Parade kendaraan listrik di PEVS 2022

Photo :
  • VIVA Otomotif/Muhammad Thoifur

Meski begitu, ternyata Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyebutkan anggaran untuk insentif pembelian mobil listrik sampai saat ini belum ada dalam Anggaran Pemerintah dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. Dia mengatakan rencana subsidi yang sedemikian besar untuk mobil dan motor listrik sangat tidak sebanding dengan alokasi program perlindungan sosial yang diterima oleh setiap rumah tangga miskin.

"Jika subsidi ini akan direalisasikan dalam bentuk uang tunai untuk pembelian mobil dan motor listrik, dan jika direalisasikan tahun depan, maka kami tegaskan tidak ada alokasi APBN 2023," ujar Said, dikutip VIVA dari DPR Selasa 20 Desember 2022.

Halaman Selanjutnya
img_title