Bakal Hadir Solusi Baru Atasi Macet Jakarta, Termasuk Motor

Ilustrasi sejumlah kendaraan bermotor  yang akan menuju Jakarta terjebak macet.
Ilustrasi sejumlah kendaraan bermotor yang akan menuju Jakarta terjebak macet.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

VIVA Otomotif – Berbagai cara dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta, untuk mengurai kemacetan lalu lintas. Jika dahulu ada aturan 3 in 1, kini diterapkan sistem ganjil genap.

Sistem ini menggunakan tanggal sebagai acuan, untuk menentukan kendaraan yang diperolehkan melintas ruas-ruas jalan tertentu yang jumlahnya saat ini ada 26 titik.

Sebagai contoh, jika tanggal ganjil maka hanya mobil dan kendaraan berpelat hitam yang angka terakhir di pelat nomornya ganjil saja yang diizinkan untuk lewat.

Peraturan ganjil genap di DKI Jakarta diberlakukan dua kali dalam satu hari, yakni pagi dan sore hingga malam hari. Pemantauan dilakukan menggunakan kamera elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kendaraan melintas di bawah alat electronic road pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta

Kendaraan melintas di bawah alat electronic road pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta

Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Beberapa tahun lalu, Pemprov DKI sempat berencana menerapkan aturan lain untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, yaitu Electronic Road Pricing alias ERP.

Pada sistem ERP, pengguna kendaraan yang melintas diwajibkan untuk membayar sejumlah biaya. Syarat itu rencananya akan diberlakukan di beberapa lokasi, yang rawan kemacetan.

Halaman Selanjutnya
img_title