Jangan Lupa, Mengendarai Motor Sambil Merokok Bisa Dipenjara

Ilustrasi sejumlah kendaraan bermotor  yang akan menuju Jakarta terjebak macet.
Ilustrasi sejumlah kendaraan bermotor yang akan menuju Jakarta terjebak macet.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

VIVA Otomotif – Banyak kegiatan yang dilakukan para pemotor saat sedang melintas di jalan raya, yang tanpa disadari mengganggu pengguna jalan lain. Salah satunya, mengisap rokok.

Asap dan abu dari rokok bisa dengan mudah terbawa angin, dan mengenai pengguna jalan lain. Kasus ini sudah banyak terjadi di Indonesia, dan rata-rata yang menjadi korban adalah pengendara motor lain.

Selain mengganggu orang lain, merokok sembari mengendarai motor juga melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Pada Pasal 6 huruf C Peraturan Menhub Nomor 12 tahun 2019, tercantum bahwa pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi, ketika sedang mengendarai sepeda motor.

Berkendara sambil merokok.

Berkendara sambil merokok.

Photo :

Apabila dilanggar, maka siap-siap kena sanksi. Angkanya sudah tertera dalam Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang isinya:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Halaman Selanjutnya
img_title