Pengelola Tempat Usaha Kesulitan Dapatkan Kode QR PeduliLindungi

Papan Petunjuk Pindai Kode QR di Mal (Dokumentasi Pribadi)
Papan Petunjuk Pindai Kode QR di Mal (Dokumentasi Pribadi)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Salah satu upaya Pemerintah Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu membuat aplikasi PeduliLindungi. Pada awalnya aplikasi ini dibuat untuk membantu pemerintah dalam hal proses tracing penyebaran Covid-19.

Dilansir dalam laman Aptika Kominfo, aplikasi ini diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan https://www.viva.co.id//vstory/opini-vstory/1437390-pengelola-tempat-usaha-kesulitan-dapatkan-kode-qr-pedulilindungi Republik Indonesia, Kementerian BUMN, dan PT. Telekomunikasi Indonesia.

Aplikasi ini dapat digunakan masyarakat untuk mengakses sertifikat vaksin hanya dengan memasukan identitas, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) beserta Nama Lengkap sesuai dengan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Jadi pengguna aplikasi cukup menunjukkan sertifikat vaksin yang tertera pada aplikasi dengan keterangan sebagai berikut:

  • Warna hijau yang artinya pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali.
  • Warna kuning yang berarti pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak satu kali.
  • Warna merah yang berarti pengguna belum menerima vaksinasi dan sedang tidak terinfeksi virus Covid-19.
  • Warna hitam yang berarti pengguna sedang terinfeksi atau kontak dengan pasien positif Covid-19 selama kurang dari 14 hari.

Kemudian jika ingin melakukan perjalanan, baik domestik maupun mancanegara, masyarakat dapat mengisi Electronic Health Alert Card (e-HAC) yang terdapat pada aplikasi sebagai syarat perjalanan.

Lalu fitur lainnya yaitu adanya fasilitas pindai Kode QR yang digunakan untuk memindai Kode QR pada fasilitas umum, seperti Bandara, Stasiun, Terminal, Pusat Perbelanjaan, Restoran, Tempat Wisata dan area publik lainnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna ecetemelkuran.com yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.