Mendongkrak Ekonomi Melalui Ekonomi Kreatif

Sumber: Freepik.com
Sumber: Freepik.com
Sumber :
  • vstory

VIVA – Perekonomian Indonesia berada di bawah tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Indonesia menghadapi banyak masalah terkait aspek ekonomi seperti pertumbuhan yang menurun drastis, meningkatnya angka pengangguran, dan naiknya angka kemiskinan.

Untuk itu, perlu dilanjutkan program percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, termasuk dengan mendukung upaya ekonomi kreatif.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia menyusut hingga minus 2,07 persen pada 2020 dan di 2021 pertumbuhan hanya 3,69 persen (year-on-year). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 7,07 persen atau meningkat 1,84 poin dibandingkan Agustus 2019, kemudian turun lagi 0,58 poin pada Agustus 2021. Sementara itu, persentase penduduk miskin Indonesia tercatat 10,19 persen pada September 2020 , meningkat 0,97 poin dibandingkan September 2019 dan penurunan lebih lanjut sebesar 0,48 poin pada September 2021.

Pelaku usaha ekonomi kreatif terus berupaya untuk maju dan tidak berhenti berinovasi, meski sempat terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, gelombang Revolusi Industri 4.0 telah mendisrupsi berbagai aspek kehidupan. Disrupsi ini tercermin dari perubahan cepat yang dibawa oleh penggunaan kecerdasan buatan dan antarmuka manusia-mesin menempatkan kreativitas dan inovasi di garis depan dalam memenangkan persaingan.

Oleh sebab itu, ekonomi kreatif menjadi salah satu tema yang layak untuk menjadi perhatian sebagai pilihan strategis untuk memenangkan persaingan, dengan memanfaatkan ide-ide kreatif.

Munculnya ekonomi kreatif yang terbagi menjadi 17 jenis, antara lain fashion, seni, kuliner, desain produk, game online, film, animasi, aplikasi, konten digital dan lain-lain, layak menjadi pilihan strategis untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi kreatif serta menjadi kebangkitan ekonomi nasional.

Indonesia harus mampu menjadikan masa penyesuaian pascapandemi Covid-19 menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air. Dengan keragaman budaya dan masa bonus demografi yang kita miliki, kita harus terus mengembangkan jaringan antara pelaku ekonomi kreatif lokal dan global.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna ecetemelkuran.com yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.