Rekonstruksi Makna Keadilan dari Kasus Putri Candrawathi

Gambar diambil dari Google
Gambar diambil dari Google
Sumber :
  • vstory

VIVA – Atensi masyarakat terhadap Kasus pembunuhan yang melibatkan peran seorang jenderal di dalam Institusi Polri masih memiliki perhatian yang cukup tinggi. Bagaimana tidak, kasus yang diduga kuat merupakan pembunuhan berencana ini melibatkan banyak pihak baik keluarga, kerabat karib dan teman serta ajudan dalam suatu profesi.

Setiap harinya masyarakat dikejutkan oleh temuan fakta-fakta baru ataupun pernyataan-pernyataan yang mengundang kontroversi dalam masyarakat. Baru-baru ini  masyarakat dihebohkan dengan suatu pernyataan yang dikeluarkan oleh kuasa hukum Putri Candrawathi bahwa ia tak ditahan karena alasan kemanusiaan, dengan pertimbangan lainnya yakni bahwa ia masih memiliki anak balita.

Tentu dengan adanya pernyataan tersebut, bagaimanapun mengundang masyarakat untuk berbondong-bondong berspekulasi bahwa hal tersebut tidaklah patut, namun penulis menyadari bahwa spekulasi-spekulasi tersebut merupakan spekulasi liar yang tak berbasis keilmuan, hanya berbasis perbandingan nasib saja.

Membandingkan tak ditahannya Putri Candrawathi dengan tersangka lainnya ketika ditahan namun masih membawa anak kecil ke dalam rutan.

Beranjak dari kondisi tersebut, penulis ingin menyampaikannya dalam perspektif keadilan. Kita tahu banyak bentuk keadilan di antaranya keadilan afirmatif, keadilan distributif, keadilan proporsional serta keadilan harmoni.

Dalam kasus Putri Candrawathi ini penulis memfokuskan pada dua bentuk keadilan yaitu keadilan afirmatif dan keadilan proporsional.

Adapun keadilan afirmatif secara sederhana dapat dipahami keadilan yang diberikan berdasarkan kebutuhan, sementara keadilan proporsional dapat dipahami keadilan yang seimbang atau sebanding.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna ecetemelkuran.com yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.